Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2025

LAPORAN 5R DI AREA KELAS X TJKT 1

Gambar
  1. Sebelum Keterangan sebelum dirapikan :         Foto ini menunjukkan kondisi bagian dalam laci meja sebelum dilakukan kegiatan 5R. Terlihat beberapa hal yang menunjukkan ketidakteraturan dan kurangnya kebersihan: Tumpukan kertas yang berantakan dan tidak tertata. Sampah kertas dan plastik makanan yang dibiarkan menumpuk. Makanan ringan dalam kemasan yang sudah terbuka masih disimpan di dalam meja. Botol minuman tidak diletakkan pada tempatnya. Kesimpulan kondisi awal: Laci meja dalam keadaan tidak ringkas, tidak rapi, dan tidak bersih, sehingga perlu dilakukan tindakan sesuai prinsip 5R untuk menciptakan ruang kelas yang lebih nyaman dan sehat. 2. Setelah Keterangan setelah dirapikan :        Foto ini menunjukkan kondisi bagian dalam laci meja setelah dilakukan kegiatan 5R. Perubahan yang terlihat antara lain: Kertas-kertas sudah disusun rapi dan tidak ada lagi kertas yang kusut atau berserakan. Sampah seperti botol dan bungkus makanan ya...

G. KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER

Gambar
 1. Sniffing aktif      Dalam keamanan jaringan teknologi, sniffing aktif adalah salah satu bentuk ancaman serius yang tergolong dalam kategori serangan pengintaian (reconnaissance attack). Serangan ini digunakan oleh attacker untuk mengumpulkan informasi sensitif dari jaringan, seperti data login, sesi pengguna, atau konfigurasi sistem. Peran Sniffing Aktif dalam Keamanan Jaringan: 1. Ancaman terhadap Kerahasiaan Data Sniffing aktif memungkinkan penyerang mendapatkan data penting seperti username, password, dan data pribadi karena mereka bisa memaksa perangkat jaringan untuk mengirim data lewat jalur yang bisa disadap. 2. Mengakali Protokol Keamanan Beberapa sniffing aktif dilakukan dengan mengeksploitasi kelemahan protokol jaringan, seperti ARP (Address Resolution Protocol) atau DNS. Jika jaringan tidak memiliki enkripsi yang kuat, sniffing aktif menjadi sangat efektif. 3. Langkah Awal untuk Serangan Lanjutan Sniffing aktif sering menjadi langkah awal untuk seranga...

F. Teknologi cloud computing

Gambar
        Cloud Computing (komputasi awan) adalah teknologi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses, menyimpan, dan mengelola data serta menjalankan aplikasi melalui internet, tanpa perlu memiliki server fisik sendiri. 1. Cara Kerja Cloud Computing:      Cloud computing bekerja dengan memanfaatkan jaringan server di pusat data (data center) yang tersebar secara global. Saat kamu mengakses aplikasi seperti Google Drive, Netflix, atau Dropbox, kamu sebenarnya sedang menggunakan layanan cloud yang mengalirkan data dari server mereka ke perangkatmu. 2. Jenis Layanan Cloud: IaaS (Infrastructure as a Service): Menyediakan infrastruktur IT seperti server, storage, dan jaringan. Contoh: Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure. PaaS (Platform as a Service): Menyediakan platform untuk pengembangan aplikasi tanpa harus memikirkan infrastruktur. Contoh: Google App Engine. SaaS (Software as a Service): Menyediakan aplikasi siap pakai lewat internet. Contoh: Gma...

E. TEKNOLOGI IoT

Gambar
       Teknologi IoT (Internet of Things) adalah gabungan dari beberapa teknologi yang memungkinkan benda-benda fisik terhubung ke internet dan berkomunikasi satu sama lain. Teknologi ini bikin benda-benda biasa jadi “pintar” dan bisa mengirim data secara otomatis. Komponen Teknologi IoT: 1. Sensor dan Aktuator Sensor berfungsi mengumpulkan data seperti suhu, cahaya, gerakan, atau tekanan. Aktuator adalah perangkat yang bisa melakukan aksi berdasarkan perintah, misalnya menyalakan lampu atau membuka katup air. 2. Konektivitas Data dari sensor dikirim lewat jaringan seperti Wi-Fi, Bluetooth, Zigbee, 4G/5G, atau bahkan jaringan khusus IoT seperti LoRaWAN dan NB-IoT. 3. Platform Cloud dan Penyimpanan Data Data yang dikirim akan disimpan dan diproses di cloud atau server pusat. Di sini data dianalisa untuk pengambilan keputusan atau tindakan otomatis. 4. Aplikasi dan Dashboard Pengguna bisa mengakses data dan mengontrol perangkat lewat aplikasi di smartphone atau kompute...

D. DATA CENTER

Gambar
 1. Perangkat keras data center      Data center adalah fasilitas khusus yang digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan memproses data dalam skala besar. Di dalamnya terdapat berbagai perangkat keras yang bekerja bersama untuk menjalankan aplikasi, menyimpan data, dan menyediakan layanan digital. Perangkat Keras Utama di Data Center: 1. Server Ini adalah otak utama data center. Server menyimpan dan menjalankan aplikasi, website, dan layanan online. Ada banyak jenis server, seperti rack server, blade server, dan tower server. 2. Storage (Penyimpanan) Digunakan untuk menyimpan data. Bentuknya bisa berupa: HDD (Hard Disk Drive) SSD (Solid State Drive) NAS (Network Attached Storage) SAN (Storage Area Network) 3. Switch dan Router Perangkat jaringan yang menghubungkan antar server, dan juga antara data center dengan internet. Switch: Menghubungkan banyak server dalam jaringan lokal. Router: Mengarahkan lalu lintas data keluar-masuk jaringan data center. 4. Firewall dan Pe...

C. IPv6

Gambar
       IPv6 adalah singkatan dari Internet Protocol version 6, yaitu versi terbaru dari protokol IP yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat di jaringan agar bisa saling terhubung lewat internet. IPv6 dibuat karena IPv4 (versi sebelumnya) sudah kehabisan alamat IP akibat pertumbuhan jumlah perangkat yang sangat cepat, terutama di era smartphone dan IoT.      Perbedaan utama IPv6 dengan IPv4 ada di panjang alamatnya. IPv4 pakai alamat 32-bit (contohnya: 192.168.0.1), sedangkan IPv6 pakai alamat 128-bit (contohnya: 2001:0db8:85a3::8a2e:0370:7334). Itu artinya IPv6 bisa menyediakan jumlah alamat IP yang hampir tak terbatas. IPv6 juga punya banyak keunggulan: Alamat IP jauh lebih banyak. Proses routing lebih cepat dan efisien. Ada sistem keamanan bawaan (IPSec). Bisa konfigurasi otomatis tanpa bantuan DHCP. Nggak perlu pakai NAT, jadi komunikasi antar perangkat bisa langsung. Format alamat IPv6 ditulis dalam bentuk heksadesimal, dipisah dengan tanda...

B. TEKNOLOGI FIBER OPTIK

Gambar
  Fiber optik adalah teknologi transmisi data yang menggunakan serat kaca atau plastik yang sangat tipis untuk mentransmisikan cahaya dari satu tempat ke tempat lain. Cahaya tersebut membawa data digital dalam bentuk pulsa cahaya. Cara Kerja Fiber Optik: 1. Sumber cahaya (biasanya laser atau LED) mengirimkan pulsa cahaya ke dalam kabel serat optik. 2. Cahaya merambat melalui inti serat dengan prinsip pemantulan total internal, sehingga cahaya tetap berada di dalam inti meskipun kabel melengkung. 3. Pulsa cahaya ini kemudian diterjemahkan kembali menjadi data oleh perangkat penerima. Komponen Utama, yaitu: Core (inti): Tempat cahaya berjalan, biasanya terbuat dari kaca ultra-murni. Cladding: Lapisan luar dari inti, punya indeks bias lebih rendah untuk memantulkan cahaya kembali ke inti. Coating/Buffer: Pelindung luar untuk melindungi serat dari kerusakan fisik. Jenis Fiber Optik sebagai berikut: 1. Single-mode fiber: Diameter inti kecil (~9 µm) Transmisi cahaya lurus, cocok untuk ja...

A. MEDIA NIRKABEL

Gambar
1. Media nirkabel VSAT           VSAT merupakan sistem komunikasi nirkabel karena tidak menggunakan kabel fisik (seperti fiber optic atau tembaga), melainkan gelombang radio melalui satelit. VSAT umum digunakan di lokasi terpencil atau tempat yang sulit dijangkau oleh infrastruktur kabel. Karakteristik Media Nirkabel VSAT: Menggunakan satelit sebagai media perantara. Cocok untuk daerah terpencil yang tidak memiliki akses jaringan kabel. Umumnya digunakan untuk akses internet, komunikasi data, ATM, POS, dan layanan pemerintahan jarak jauh. Dua arah (two-way communication): bisa menerima dan mengirim data. Kecepatan dan latensi: kecepatan lumayan, tetapi latensi cukup tinggi karena jarak satelit geostasioner yang jauh (sekitar 36.000 km)  Kelebihan: Bisa menjangkau wilayah manapun, asalkan ada pandangan langsung ke langit. Cepat dipasang tanpa perlu infrastruktur kabel. Skalabilitas tinggi, cocok untuk jaringan terdistribusi (misalnya, cabang-cabang bank...